maag adalah penyakit akibat gaya hidup tidak sehat,karena itu,mengatasinya juga dengan memperbaiki gaya hidup. inilah kiat-kiatnya:
- makan pada waktunya(termasuk sarapan).secara teratur asam lambung akan dikeluarkan 3-5 jam sekali.jika tidak ada makanan, asam tersebut akan merusak dinding lambung itu sendiri. adanya makanan dalam lambung dapat menghindari terjadinya perusakan oleh asam lambung.makan terlambat membuat asam lambung menumpuk,mencerna mukosa atau dinding lambung yang kosong dan pada gilirannya lambung menjadi luka.
- makan sedikit namun seringdianjurkan dalam kondisi ini.ini membuat lambung tidak bekerja lebih dalam suatu waktu.dan menghindari pengosongan lambung dalam waktu lama.
- makan dengan tenang untuk memberi kesempatanbagi saluran cerna bekerja dengan baik. makan terburu-buru akan mengganggu pergerakan makanan di dalam saluran pencernaan.
- hindari makanan pedas,asam,dan makanan yang dapat menimbulkan gas.
- perhatikan komposisi yang seimbang antara lemak, karbohidrat,dan protein.jika asupan lemak berlebihan akan memperberat kerja saluran pencernaan.
- jauhi kafein dan soda terutama saat perut kosong karena dapatmeningkatkan pengeluaran asam lambung.
- kendalikan stres karena stres dapat memicu pengeluaran asam lambung.
- jauhi alkohol dan narkotik,karena kedua zat tersebut merusak saluran cerna.
- hentikan merokok.rokok dapat meningkatkan gas dalam lambung.
- pertahankan berat badan.ini merupakan strategi untuk membantu pemulihan saluran cerna dan mengurangi gejala gangguan saluran cerna.
- olahraga teratur dapat merangsang aktivitas otot pencernaan menjadi lebih cepat,sehingga pensernaan dapat menjadi lancar.jenis olahraga yang dianjurkan adalah aerobik,misalnya lari atau berjalan.lakukan olahraga 2 atau 3 jam sesudah makan.
- cukup istirahat diperlukan untuk menghindari peningkatan hormon stres.
Mengelola penghasilan dengan baik, masa depan keluarga Anda terjamin. Anggaran yang benar merupakan ‘kartu pas’ meraih jaminan itu.
Dana seringkali sudah ‘kering’ padahal tanggal gajian masih lama? Atau Anda bingung, dari mana bisa dapat dana untuk bayar uang pangkal TK si kecil yang berjut-jut itu? Mungkin pula Anda merasa sudah kerja keras, lebih dari 12 jam sehari, tapi belum juga ada hasil yang nyata. Sudahlah… sebaiknya periksa kembali apakah pengelolaan keuangan Anda sudah tepat?
Perlu anggaran
Berapa pun penghasilan Anda tak pernah cukup jika tidak direncanakan dengan benar. Masalah-masalah keuangan seperti di atas tak seharusnya terjadi jika Anda dan pasangan mengelola keuangan dengan baik.
Penghasilan kita sebaiknya tidak hanya cukup untuk memenuhi pengeluaran kebutuhan hidup saat ini, tapi juga investasi masa depan.
Disarankan agar tiap keluarga membagi penghasilan dalam pos-pos pengeluaran. Pos pengeluaran pertama untuk membayar utang: kartu kredit, cicilan rumah, cicilan mobil, dan lain-lain. Besarnya pos pengeluaran pertama ini sebaiknya tidak lebih dari 30 persen penghasilan.
Pos kedua adalah tabungan dan investasi. Kalau biasanya keluarga menabung di akhir bulan, setelah ada sisa pengeluaran, Mike menyarankan sebaliknya. “Tabungan dan investasi dialokasikan di awal. Kalau tidak demikian, tak akan pernah terisi, karena cenderung berapa pun uang yang ada akan habis,” jelasnya. Bila keluarga belum punya tujuan keuangan atau rencana digunakan untuk apa uang tabungan itu, pos ini sekurang-kurangnya 10 persen dari penghasilan keluarga.
Pos ketiga yaitu untuk premi asuransi. “Asuransi diperlukan keluarga untuk memperkecil risiko keuangan yang mungkin terjadi,” jelas Mike. Misalnya, terjadi sesuatu dengan kepala keluarga, dengan asuransi jiwa, istri yang tidak bekerja dapat menggunakan uang pertanggungan untuk membuka usaha, misalnya. Besarnya premi asuransi dari total asuransi yang diambil keluarga sebaiknya tak lebih dari 10 persen saja. Tak dianjurkan lebih dari 10 persen, karena hal yang dikhawatirkan belum tentu terjadi.
Pos keempat, yang terakhir, barulah biaya hidup keluarga. Pos ini mendapat alokasi sisa dari pengeluaran tiga pos itu tadi. Termasuk dalam pos keempat adalah belanja keluarga dan belanja pribadi Anda dan pasangan, transportasi, pembantu rumah tangga, rekening listrik, telepon dan air, pakaian, pembantu rumah tangga, hiburan dan mainan anak.
Pengalokasian dana pada setiap item, fleksibel. Meski pos yang terakhirlah yang pertama kali diutak-atik jika keluarga merasa perlu melakukan penyesuaian-penyesuaian untuk mencapai suatu tujuan. Anggaran sebaiknya dibuat setahun sekali, untuk merevisi jika dirasa perlu penyesuaian-penyesuaian.
Setiap keluarga sebaiknya punya tujuan keuangan yang merupakan segala keinginan seseorang atau sebuah keluarga yang butuh sejumlah uang untuk mewujudkannya. Dengan adanya tujuan keuangan,
kita dapat merencanakan berapa lama dapat mencapai tujuan tersebut dan langkah apa yang dapat kita ambil. Ada tujuan dalam jangka pendek, yaitu jika ingin dicapai dalam waktu kurang dari satu tahun; jangka menengah, jika waktu yang ingin dicapai 1 - 5 tahun; dan jangka panjang, jika waktu yang ingin dicapai lebih dari 5 tahun.
Sebuah keluarga dapat saja memiliki lebih dari satu tujuan keuangan. Jika sudah tahu tujuan keuangan dan kondisi keuangan, barulah keluarga membuat perencanaan atau anggaran setiap bulannya.
Jika ada dana lebih, keluarga dapat menginvestasikannya dalam beberapa jenis investasi. Pertama, investasi melalui produk-produk keuangan. Keluarga dapat memilih sesuai pengalaman dan pengenalan produk investasi tersebut. Mereka yang awam biasanya memilih deposito. Selain Deposito, keluarga juga dapat memilih reksadana (mutual fund), saham dan obligasi. Reksadana adalah sebuah bentuk investasi yang menggabungkan semua uang investor dalam suatu wadah, dimana uang tersebut selanjutnya dikelola oleh sebuah perusahaan investasi dengan cara mengalokasikannya ke dalam satu atau berbagai macam instrumen investasi. Obligasi adalah surat hutang yang diterbitkan baik oleh pemerintah maupun perusahaan.
Kategori kedua adalah melalui usaha. Keluarga membuka usaha sendiri, sebagai sampingan dari penghasilan tetap maupun bergabung dengan orang lain.
Kategori ketiga adalah properti. Keluarga dapat membeli tanah atau rumah, misalnya. Dapat dikontrakkan atau untuk usaha kamar kos.
Kategori terakhir adalah exotic investment . Termasuk di dalamnya emas, berlian atau pun barang-barang koleksi yang bernilai seperti lukisan.
Investasi usaha, properti dan exotic investment tampaknya banyak dikenal.
:: Ayahbunda-online.com ::
Ketika anak enggan tidur, ada beberapa hal yang bisa dilakukan orang tua:
- Bersikap fleksibel.
Orang tua dapat mengundur waktu tidur anak di saat ia tengah asyik bermain dengan sepupu-sepupunya atau di saat hari libur, karena kesempatan ini tak terjadi setiap malam.
- Pindahkan aktivitas bersama ke kamar anak.
Bila anak enggan tidur malam karena ia masih ingin bercengkerama bersama kedua orang tuanya, orang tua sebaiknya memindahkan aktivitas bersama ini ke ruang tidur si kecil. Misalnya, sambil tidur orang tua dapat bercerita pada si kecilnya, atau bermain di tempat tidurnya.
- Lihat kembali kondisi fisik anak.
Saat si kecil enggan tidur siang, lihat kembali kondisi fisiknya. Jika ia tergolong anak yang kuat bila tidak beristirahat di siang hari, orang tua tak perlu bersikeras agar ia lekas tidur siang. Namun bila anak tergolong mudah letih dan rewel di malam hari karena tidak tidur siang, orang tua perlu mengajak buah hatinya beristirahat di siang hari. Saat tidur siang pun, orang tua perlu memperhatikan agar anak tidak tidur terlalu lama. Ini akan membuat anak sulit tidur di malam hari.
- Beri aktivitas menarik yang tak melelahkan.
Bagi anak yang enggan tidur di siang hari, orang tua dapat memberinya aktivitas menarik yang tak melelahkan anak. Misalnya, menggambar, membaca buku cerita, atau kegiatan-kegiatan santai lainnya yang dilakukan di dalam rumah.
- Lakukan hal-hal yang mendukung si kecil untuk tidur.
Misalnya, ajak si kecil cuci tangan, cuci kaki, lalu masuk ke kamar tidurnya. Kemudian matikan lampu kamarnya yang terang dan nyalakan lampu tidur yang redup. Dengan cara ini, orang tua sekaligus dapat mengajarkan perbedaan waktu siang dan malam. Orang tua dapat menjelaskan bahwa di suasana terang siang hari, anak dapat melakukan aktivitasnya. Namun, di malam hari yang gelap, anak harus beristirahat. Selain itu orang tua juga perlu mematikan televisi. Suasana yang tenang dan nyaman ini mengkondisikan si kecil untuk segera tidur.
Mungkin bukan rahasia lagi,jika ada suatu perlombaan apakah itu tingkat desa,kecamatan,kota atau nasional semua orang ingin memenangkan dengan berbagai cara. memang sudah menjadi budaya kita untuk selalu kelihatan baik diluar,urusan di dalam itu belakangan.seperti yang terjadi baru-baru ini di daerah saya. sedang ada penilaian adipura tingkat kota,dan lomba desa teladan.semua data dimodifikasi,kebersihan, keindahan disetel dan disulap hanya dalam beberapa hari,jika tidak bisa dibilang dalam semalam. lurah,rt,rw,kader bekerja lembur 24 jam,petugas puskesmas ikut-ikutan sibuk,menyulap data kesehatan,petugas kebersihan sibuk sapu sana sini,tanam sana sini, hanya untuk lomba...bukan keseharian yang sebenarnya. apa ini yang dituju dan diinginkan tercapai oleh lomba? lomba macam apa ini? lomba membuat topeng negeri!!!.
Profesi dokter di Indonesia dari dulu sampai sekarang masih dianggap profesi yang amat mulia,diidamkan,dan identik dengan kemakmuran.Seperti juga dalam khayalan saya ketika masih duduk di bangku SD,hingga kuliah difakultas kedokteran. Tapi tidak setelah saya menjadi dokter benaran. Banyak dokter yang saya temui,hidup dalamkesederhanaan,jauh dari kaya raya dan kecukupan.banyak dokter yang menjual harga diri demi rupiah.Melupakan janji hipocrates, melupakan kode etik,mematikan hati nurani,mengkhianati ilmu pengetahuan. Tidak heran kemudian begitu banyak muncul kasus malpraktek yang berakibat kematian,kecacatan,penderitaan pasien. Sungguh ini menodai kesucian dan kemuliaan profesi dokter.Karena tidak semua dokter berperilaku buruk seperti itu.
Munculnya undang-undang praktek kedokteran,juga berlatar hal di atas.undang-undang yang begitu memojokkan seorang dokter.sehingga timbul kesan bahwa profesi ini merupakan profesi profit,yang melulu mencari keuntungan materi"uang",sehingga jika ada kesalahan atau kelalaian juga harus dibayar dengan materi "uang" pula. Hampir disamakan dengan profesi notaris,pengacara,pedagang dll.
Bagaimana dengan dokter yang hidup sederhana,menjunjung tinggi nilai moral dan hati nurani,tidak mengutamakan imbalan? Sebagian besar dokter di negeri ini,masih menganut nilai-nilai tersebut. Entah itu sebagian atau sepenuhnya.
Untuk jasa medis yang nilainya kadang tak terukur, untuk menyelamatkan nyawa manusia seperti pembedahan,atau sekedar meringankan penderitaan pasien melalui obat-obatan, tarif dokter masih dianggap mahal. Apalagi jika itu menyangkut pelayanan kesehatan yang dilakukan di rumah sakit-rumah sakit swasta, klinik dan praktek dokter swasta. Anehnya jika mereka berobat ke luar negeri,mereka siap dengan biaya berapapun,tanpa protes atau mengeluh. Atau untuk anggaran yang lain bukan bidang kesehatan, misalnya untuk belanja pakaian, hiburan, hobi, ataupun pendidikan, tidak ada protes sehubungan dengan harga yang juga tidak logis atau malah fantastis.
Munculnya undang-undang praktek kedokteran,juga berlatar hal di atas.undang-undang yang begitu memojokkan seorang dokter.sehingga timbul kesan bahwa profesi ini merupakan profesi profit,yang melulu mencari keuntungan materi"uang",sehingga jika ada kesalahan atau kelalaian juga harus dibayar dengan materi "uang" pula. Hampir disamakan dengan profesi notaris,pengacara,pedagang dll.
Bagaimana dengan dokter yang hidup sederhana,menjunjung tinggi nilai moral dan hati nurani,tidak mengutamakan imbalan? Sebagian besar dokter di negeri ini,masih menganut nilai-nilai tersebut. Entah itu sebagian atau sepenuhnya.
Untuk jasa medis yang nilainya kadang tak terukur, untuk menyelamatkan nyawa manusia seperti pembedahan,atau sekedar meringankan penderitaan pasien melalui obat-obatan, tarif dokter masih dianggap mahal. Apalagi jika itu menyangkut pelayanan kesehatan yang dilakukan di rumah sakit-rumah sakit swasta, klinik dan praktek dokter swasta. Anehnya jika mereka berobat ke luar negeri,mereka siap dengan biaya berapapun,tanpa protes atau mengeluh. Atau untuk anggaran yang lain bukan bidang kesehatan, misalnya untuk belanja pakaian, hiburan, hobi, ataupun pendidikan, tidak ada protes sehubungan dengan harga yang juga tidak logis atau malah fantastis.
Pastikan rumah Anda aman dari kuman, virus dan pemicu alergi yang bisa membuat si kecil sakit. Kami berikan panduan lengkap seputar keamanan anak di setiap bagian rumah!
Kamar Bayi/ Kamar Tidur
* Cuci seprai setidaknya satu kali semingggu dengan cara direndam di air panas. Cuci segera jika seprai ternoda oleh muntahan atau kotoran lain. Gunakan cairan pembersih (bleaching) untuk mencuci jika bayi Anda sedang sakit atau baru saja sembuh.
* Jangan membiarkan hewan peliharaan tidur di kasur anak Anda. Bulu hewan adalah magnet bagi kuman dan pemicu alergi.
* Alasi meja untuk mengganti popok si kecil (baby taffel) dengan kain bersih dan ganti setiap beberapa hari sekali.
* Lap baby taffel menggunakan desinfektan sekali seminggu atau lebih jika Anda kurang bisa menjaga kebersihan saat mengganti popok si kecil.
Kamar Mandi
* Bersihkan wastafel, meja tempat menaruh peralatan mandi, dan dudukan toilet setidaknya sekali seminggu dengan desinfektan.
* Gunakan sikat gigi dengan warna yang berbeda untuk setiap anggota keluarga agar tidak sampai tertukar. Jarak antar sikat gigi setidaknya 2 cm agar tidak saling bersentuhan.
* Segera ganti sikat gigi si kecil saat ia baru sembuh dari sakit.
* Gunakan cairan pembersih (bleaching) sekali seminggu untuk membersihkan mainan yang biasa dibawa si kecil saat mandi seperti bebek karet.
* Segera jemur handuk basah. Handuk basah di kamar mandi merupakan lahan potensial bagi kuman untuk berkembang biak.
Dapur
* Selalu cuci tangan Anda dan si kecil -jika ia membantu Anda- dengan sabun dan air hangat yang mengalir sebelum menyiapkan makanan. Setelah selesai menyiapkan makanan, cuci kembali tangan sebelum makan.
* Sering-seringlah mencuci kain yang Anda gunakan untuk mengelap peralatan makan. Saat tidak digunakan, jemur agar tetap kering dan tidak lembab. Ganti spons atau sabut pencuci piring setidaknya satu kali dalam sebulan.
* Gunakan pisau yang berbeda untuk memotong daging mentah atau unggas dan untuk memotong buah-buahan dan bahan pangan lain. Jika Anda menggunakan pisau yang sama, cuci dulu dengan cairan pencuci piring dan air panas sebelum Anda memakainya untuk memotong buah-buahan.
Ruang Bermain/ Ruang Keluarga
* Ajari si kecil untuk selalu mencuci bersih tangannya sebelum bermain, apalagi jika ia akan bermain dengan teman-teman yang lain dan akan berbagi mainan (lihat “Yuk Mencuci Tangan”).
* Gunakan cairan pembersih desinfektan setidaknya satu minggu sekali untuk mengelap permukaan benda yang sering disentuh anak seperti meja bermain atau meja belajar, pegangan pintu, kotak penyimpanan mainan.
* Cuci mainan berbahan plastik dengan air sabun setiap kali Anda sempat. Saat mainan berbulu si kecil mulai terlihat berdebu atau kotor, bawa ke binatu atau cuci di mesin cuci dengan pengaturan hot cycle.
Tahukah Anda bahwa 80% penyakit yang disebabkan oleh kuman ditularkan melalui sentuhan tangan.
YUK MENCUCI TANGAN
Mencuci tangan sesering dan sebersih mungkin adalah cara yang tepat untuk mencegah penyebaran kuman dan penyakit. Tip di bawah ini bisa membantu Anda menjadikan acara mencuci tangan sebagai aktivitas rutin bagi si kecil.
* Ajari anak untuk tidak hanya sekadar mencuci tangan tapi untuk mencucinya dengan bersih. Caranya: ia harus mencuci tangannya dengan durasi dua kali menyanyi lagu “Panjang Umurnya.”
* Anak sebaiknya mencuci tangan sebelum menyiapkan makanan, sebelum makan, sesudah bersin, sesudah menggunakan toilet, bermain di luar rumah, atau sesudah bermain dengan hewan peliharaan.
* Ajari anak cara mencuci tangan yang benar. Gosok mulai dari bawah sela-sela kuku, diantara jemarinya, dan juga pada punggung tangan.
* Pilih sabun yang menghasilkan banyak busa atau sabun wangi sehingga rutinitas mencuci tangan menjadi kegiatan yang menyenangkan bagi si kecil.
GAYA HIDUP SEHAT
Ajari anak untuk mengikuti aturan berikut ini.
* Selalu gunakan tisu untuk membuang ingus, saat batuk atau bersin; lalu buang segera tisu tersebut di tempat sampah dan cuci tangan. Jika saat itu tisu sedang jauh dari jangkauan, ajari anak untuk bersin ke arah bagian dalam siku atau ke arah bahu agar kuman tidak menyebar ke seluruh ruangan.
* Jangan mencelupkan makanan dua kali. Jika Anda atau si kecil sudah menggigit keripik atau camilan lainnya, jangan mencelupkannya kembali ke dalam mangkuk saus. Jangan pula gunakan sendok yang sudah Anda masukkan ke dalam mulut untuk menyendok makanan yang harus Anda bagi bersama-sama (misalnya botol selai cokelat).
* Jangan pernah makan makanan yang sudah terjatuh di lantai. Meskipun makanan tersebut belum terongok selama dua detik di lantai, bukan berarti kuman belum berhasil masuk ke dalam makanan.
* Jangan berbagi gelas, peralatan makan, minuman kemasan, atau tisu dengan anak-anak yang lain.
APAKAH KITA PERLU BAKTERI?
Ada beberapa kontroversi seputar penggunaan sabun antibakteri dan cairan sanitasi lainnya. Yang dikhawatirkan adalah penggunaan sabun ini justru akan membuat kuman menjadi imun. “Kita sebenarnya tidak perlu membunuh semua kuman yang menempel di tangan dan tubuh anak setiap harinya. Beberapa dari kuman ini justru membantu melindungi tubuh anak dari penyakit yang ditimbulkan bakteri jahat dan membantu anak mengembangkan sistim imunitas di tubuhnya,“ ujar Marcy Kelly, PhD, Lektor Kepala Biologi di Pace University, di New York City. “Menggunakan sabun biasa dan air bersih sudah cukup untuk menghilangkan bakteri jahat.” Dr. Kelly merekomendasikan penggunaan gel atau cairan antibakteri (yang mengandung setidaknya 62% alkohol) hanya saat si kecil sedang bepergian dan tidak memungkinkan untuk mencuci tangan dengan sabun dan air. Pastikan gel tersebut mengering terlebih dahulu sebelum si kecil boleh memasukkan tangan ke mulut atau menyentuhkannya ke area sekitar mata.
Taman bermain, restoran dan kebun binatang dapat menjadi zona berkumpulnya kuman. Inilah cara-cara melindungi anak Anda.
ZONA BERBAKTERI: Taman Bermain. Menurut sebuah penelitian, taman bermain di kota Anda memiliki kuman lebih banyak dibandingkan dengan WC umum. Kenapa? “Kamar kecil lebih sering dibersihkan,” kata Kelly Reynolds, PhD, seorang peneliti dan lektor kepala di Arizona College of Public Health, di Tucson. “Tapi semua peralatan yang ada di taman bermain hampir tidak pernah dibersihkan.” Kuman berbahaya, seperti yang bersemayam pada ingus anak-anak, dapat bertahan selama beberapa hari. Kotak pasir juga menjijikkan karena tupai dan burung meninggalkan kotoran di dalamnya. Ini dapat mengakibatkan sakit perut dan infeksi kulit pada anak-anak yang masih muda.
AGAR TETAP AMAN: Tergoda untuk membersihkan peralatan di taman bermain dengan pembersih kuman? Jangan khawatir. Mustahil Anda bisa menghindari semua kuman. Sebagai gantinya, ajarkan anak Anda untuk tidak menyentuh mulut, hidung, atau mata ketika berada di taman bermain, dan bersihkan tangannya dengan gel pembersih tangan yang mengandung alkohol sebelum meninggalkan taman. Apabila Anda mempunyai kotak pasir di belakang rumah, tutupilah ketika Anda tidak menggunakannya.
ZONA BERBAKTERI: Kolam bola. Area bermain tertutup yang memiliki bola-bola pastik di dalamnya, yang populer di tempat main anak-anak maupun restoran cepat saji, adalah salah satu tempat terkotor yang mungkin dijelajahi anak Anda. “Anak-anak dengan popok bocor bermain di dalamnya. Selain itu, kolam bola tersebut jarang dibersihkan,” kata Dr. Reynolds. Kotoran anak dapat mengandung E.coli, rotavirus, dan Salmonella. Semua virus ini dapat menyebabkan muntah dan diare. Anak kecil juga bisa menyebarkan kuman itu ke bola dengan tangan dan kaki mereka.
AGAR TETAP AMAN: Apabila Anda memutuskan untuk mengunjungi kolam bola, beritahu si kecil untuk mencuci tangannya sebelum dan sesudah bermain.
ZONA BERBAKTERI: Ruang tunggu dokter anak. Jangan terkecoh dengan bau antiseptik. Keberadaan pasien-pasien kecil yang sedang sakit (khususnya selama musim batuk dan pilek), ruang tunggu tak ubahnya seperti piring petri virtual. Kemudian, ada juga si dokter yang sibuk. Apabila dia lupa mencuci tangan setelah memeriksa setiap pasiennya, dia bisa menularkan virus kepada anak Anda.
AGAR TETAP AMAN: Minta anak mencuci tangannya sebelum pergi ke dokter, sehingga kecil kemungkinan dia bisa menyebarkan kuman ke anak yang lain. Jika dia hanya perlu check up, tanyakan apabila ada ruang tunggu bagi anak yang sehat (dengan kadar kuman yang kemungkinan jauh lebih rendah). Bawa serta mainan dan buku sendiri sehingga dia tidak tergoda untuk bermain dengan anak yang sedang sakit. “Anak yang semula sehat tapi kemudian menjadi sakit di ruangan dokter tentu merupakan hal terakhir yang Anda inginkan,” kata Andrew Nowalk, MD., PhD., asisten profesor bidang kesehatan anak di University of Pittsburgh School of Medicine. Bertanya kepada dokter dan suster apabila sudah mencuci tangan sebelum menyentuh anak Anda adalah hal yang sangat dianjurkan. “Itu hal yang pintar, bukan kasar,” ujar Dr. Nowalk. “Saya berharap para orang tua lebih sering bertanya kepada saya.”
ZONA BERBAKTERI: Air keran. Menurut penelitian di sebuah sekolah dasar yang diadakan NSF Internasional, organisasi kesehatan dan keamanan yang sifatnya nirlaba yang berkantor di Ann Arbor, Michigan, air keran mengandung lebih banyak kuman berbahaya jika dibandingkan tempat duduk toilet umum. Anak-anak biasanya menyentuh keran dengan jari atau mulut. Tindakan ini bisamenyebarkan kuman kepada orang selanjutnya yang akan minum. Virus demam dan pilek bisa hidup pada metal sampai dengan lima jam.
AGAR TETAP AMAN: Ajarkan anak untuk menjauhkan bibir (dan jari) dari keran dan tunggu sampai air mengalir beberapa detik sebelum menyesapnya. “Itu dapat membantu menjauhkan organisme jahat yang menempel,” kata Robert Donofrio, kepala laboratorium mikrobiologi di NSF Internasional. Anda juga bisa membawa botol minum secara terpisah untuk memastikan hanya anak Anda yang minum dari botol itu.
ZONA BERBAKTERI: Kebun Binatang. Tempat ini telah dihubungkan dengan wabah virus E. coli selama beberapa tahun terakhir. Tidak sulit untuk mengetahui penyebabnya, yaitu binatang ternak selalu berbaring sembarangan, dan bekas-bekas kotoran yang menempel di bulu ataupun air liur bisa menempel di tangan, bahkan mulut anak dengan mudahnya.
AGAR TETAP AMAN: Jangan ajak anak di bawah umur 3 tahun ke kebun binatang (jika Anda membawanya, biarkan dia melihat tetapi jangan menyentuh). “Tidak peduli seberapa sering Anda memperingatkan dia, anak yang masih kecil cenderung suka memasukkan jari ke dalam mulut,” Dr. Nowalk menjelaskan. Bahkan anak yang lebih besar harus diingatkan untuk tidak menyentuh mulut setelah memberi makan binatang serta untuk menggunakan gel pembersih tangan berbahan alkohol setelah mereka selesai menyentuh atau memberi makan hewan tersebut.
ZONA BERBAKTERI: Pegangan pada kereta belanja. Karyawan supermarket dan para pengunjung selalu menyentuh pegangan kereta belanja ini, dan menyebarkan kuman yang ada. Apabila darah dari daging mentah menempel di pegangan tersebut, Anak anda bisa menelan kuman berbahaya, termasuk E. coli, Salmonella, dan Campylobacter.
AGAR TETAP AMAN: Bersihkan pegangan kereta dengan cairan anti bakteri sebelum menaruh anak Anda ke dalam kereta. Jika Anda membeli sarung pelapis kereta belanja, ingatlah bahwa benda ini juga dapat membawa kuman (kuman bahkan bertahan lama pada kain daripada plastik pegangan kereta). Jadi, Anda harus mencucinya secara rutin.
ZONA BERBAKTERI: Museum anak. Tombol-tombol yang anak Anda tekan untuk mengaktifkan pameran elektronik di museum sebenarnya sudah ditekan lusinan tangan mungil yang lain. Ini menjadikan tombol-tombol tadi tak ubahnya pengantar kuman. Tangga berjalan dan tombol pada mesin penjual otomatis juga banyak mengandung kuman.
AGAR TETAP AMAN: Beritahu anak untuk tidak menyentuh mata, hidung, atau mulut selama di museum. Anda tidak perlu mengganggu waktu dia bersenang-senang dengan menjauhkan dia dari pameran interaktif tersebut. Tapi, pastikan dia mencuci tangan atau memakai cairan pembersih tangan setelah itu.
ZONA BERBAKTERI: Kursi tinggi khusus anak. Restoran bisa saja ramah kepada anak-anak, tetapi bukan berarti tempat itu bebas kuman. Kemungkinan kursi tempat Anda mendudukkan balita Anda belum dibersihkan sejak anak terakhir menggunakannya. Kursi tinggi yang Anda miliki di rumah juga belum tentu bersih. Karena kuman biasanya bersemayam di sudut-sudur dan celah-celah rumah yang tidak bisa Anda jangkau.
AGAR TETAP AMAN: Bawalah kain penutup kursi ke restoran atau gunakan obat pembasmi kuman pada kursi tersebut. Bersihkan kursi anak di rumah setiap kali sehabis makan dengan semprotan pembasmi kuman dan lap kertas (Spons yang biasa Anda gunakan untuk membersihkan piring atau untuk mengelap meja dapat mengandung kuman berbahaya). Pertimbangkanlah untuk mendapatkan kain penutup yang terbuat dari plastik anti bakteri yang bisa membunuh kuman.
ZONA BERBAKTERI: Keyboard komputer. Menurut penelitian NSF, ada lebih banyak kuman di keyboard komputer sekolah dibandingkan pada pegangan pintu. Karena pegangan pintu digosok setiap hari, sedangkan keyboard jarang (bahkan tidak pernah) dibersihkan.
AGAR TETAP AMAN: Ajarkan anak Anda untuk menutup mulut ketika bersin dan membuang ingus menggunakan tisu, jadi kecil kemungkinan dia menyebarkan kuman pada keyboard dan mouse komputer. Di rumah, minta dia mencuci tangan sebelum dan sesudah menggunakan komputer. Lap keyboard dengan menggunakan kain disinfektan seminggu sekali dan kapan saja ketika orang yang sedang pilek memakainya.
ZONA BERBAKTERI: Binatang peliharaan. Jilatan kasih sayang dari kucing atau anjing peliharaan tidak membuat anak Anda sakit. Tetapi mereka bisa memindahkan bakteri berbahaya melalui kotoran pada bulu dan cakarnya.
AGAR TETAP AMAN: Apabila anak menyentuh hewan peliharaannya sebelum makan, pastikan dia mencuci tangannya. Mandikan anjing Anda setidaknya seminggu sekali. Bersihkan pintu rumah dari kuman secara rutin, karena disanalah sarang kuman yang berasal dari cakar peliharaan Anda.